HUT Ke-6 Sforteen, Ketika Perayaan Jauh Lebih Bermakna dari Sekadar Pesta

0

Memasuki usianya yang keenam, SMP Negeri 14 Denpasar menggelar serangkaian kegiatan perayaan HUT Ke-6 yang berlangsung meriah dan bermakna. Tahun ini, perayaan dibalut dalam tema “Grow In Harmony: Ametwaken Samuhita Sadhu”, sebuah ajakan untuk membangun kebersamaan yang rukun dan bermakna, dilandasi sikap saling menghargai dan niat tulus untuk mencapai kebaikan bersama. Tema ini dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Ketua Panitia HUT Ke-6, Ni Komang Ayu Sekarini, S.Pd., M.Pd., peringatan enam tahun ini bukan sekadar angka, melainkan pengingat bahwa setiap tahunnya Sforteen harus terus bertumbuh dan berkembang menjadi lebih baik dan lebih unggul dari tahun-tahun sebelumnya.

Rangkaian perayaan HUT Ke-6 Sforteen telah dimulai jauh sebelum tanggal puncak, ditandai dengan Lomba Eksternal yang diikuti oleh peserta didik Sekolah Dasar Se-Kota Denpasar pada 25 hingga 26 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata keterbukaan Sforteen dalam membangun relasi positif dengan komunitas pendidikan yang lebih luas di Kota Denpasar.

Memasuki 27 April 2026, semangat kebersamaan semakin terasa melalui dua kegiatan yang saling melengkapi. Kegiatan Bakti Sosial Tri Hita Karana dilaksanakan di berbagai lokasi, meliputi area sekitar sekolah, Pura Pengerebongan, Pura Desa Kesiman, Pura Dalem Mutering Jagat, dan Pantai Padang Galak, sebagai cerminan nyata dari nilai-nilai harmoni yang diusung dalam tema besar HUT tahun ini. Di hari yang sama, sekolah juga menghadirkan sosialisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber oleh Komunitas Eling Ring Pertiwi, memberikan pemahaman praktis kepada warga sekolah tentang pentingnya mengelola sampah sejak dari sumbernya. Kedua kegiatan ini berlandaskan tiga prinsip utama Tri Hita Karana yakni Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan, memperkuat hubungan antara warga sekolah dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar secara bersamaan.

Pada 28 April 2026, telah dilaksanakan Lomba Internal yang memeriahkan suasana. Siswa-siswi Sforteen bersaing dalam Lomba Kebersihan Kelas, Lomba Yel-Yel, Lomba Estafet Air, Lomba Estafet Kalimat, dan Lomba Melempar Bola. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, setiap lomba dirancang untuk menumbuhkan semangat kerja sama, komunikasi, dan solidaritas antar siswa. Nilai-nilai inilah yang sejatinya menjadi inti dari tema Grow In Harmony, bahwa bertumbuh bersama jauh lebih bermakna daripada berprestasi sendiri. Tahun ini pun, penyelenggaraan HUT hadir dengan wajah baru yang lebih segar. Selain kepanitiaan dari unsur guru, untuk pertama kalinya siswa-siswi yang tergabung dalam OSIS dan MPK turut memegang kendali penuh dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan, bersama komite sekolah, pihak sponsorship, serta seluruh guru dan pegawai sekolah.

Memasuki 29 April 2026, suasana semakin semarak dengan kegiatan Jalan Santai pada pagi hari yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize, penampilan kreativitas siswa-siswi Sforteen, penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Internal, hingga special performance dari DJ Xoplink yang memeriahkan suasana perayaan.

Puncak perayaan HUT Ke-6 berlangsung pada 30 April 2026 dengan dihadiri oleh tamu undangan kehormatan, di antaranya Ketua Komite SMP Negeri 14 Denpasar, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, hingga Ketua DPRD Kota Denpasar, Gusti Ngurah Gede, S.H. yang turut menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Kegiatan dibuka dengan penampilan memukau Tari Kebesaran Wasusima, dilanjutkan dengan doa bersama dan menyanyikan Mars SMP Negeri 14 Denpasar. Momen pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun mewarnai perayaan sebelum berlanjut ke salah satu pencapaian bersejarah, yakni Peluncuran Majalah Sekolah Widyaiswara, sebuah karya kolektif warga Sforteen yang hadir sebagai bukti nyata kreativitas dan semangat berliterasi siswa-siswi SMP Negeri 14 Denpasar. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan bagi pemenang Lomba Eksternal, penampilan siswa-siswi Sforteen, hingga special performance dari Bagus Wirata dan DJ Koplosan x Belz yang menjadi penutup yang meriah bagi seluruh rangkaian perayaan. Bagi Ibu Ayu Sekar sendiri, momen puncak inilah yang paling membekas. “Dimulai dengan suasana yang khidmat, lalu ditutup dengan konser yang menyatukan seluruh warga sekolah untuk menari dan merayakan bersama, karena sejatinya HUT memang harus dirayakan dengan meriah dan menyeluruh,” ujarnya.

Melihat antusias seluruh warga sekolah selama rangkaian perayaan berlangsung, Ibu Ayu Sekar mengaku merasa sangat bahagia dan bersyukur. “Saya benar-benar bisa melihat seluruh warga sekolah bersatu, tanpa rasa canggung dan segan, bercampur jadi satu, menari dan bernyanyi bersama,” ungkapnya.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, HUT Ke-6 Sforteen bukan sekadar perayaan usia, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan dan memperkuat komitmen bersama. Ibu Ayu Sekar berharap Sforteen tidak hanya menjadi tempat siswa belajar, tetapi juga wadah bagi mereka untuk mengekspresikan minat dan bakat, serta terus melahirkan individu-individu dengan ide-ide segar yang menggebyarkan setiap tahunnya. “Semoga SMPN 14 Denpasar dapat menjadi wadah di mana siswa, guru, dan pegawai dapat bertumbuh bersama menjadi pribadi yang baik dan berdaya serta semoga tahun depan HUT-nya bisa lebih meriah lagi dari tahun ini,” ujarnya.

Photography by: AuthenVisual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *