Kerja Keras Tak Pernah Bohong, SMPN 14 Denpasar Kembali Harum di Berbagai Panggung

Penghujung Februari hingga awal Maret 2026 kemarin menjadi periode yang penuh warna bagi SMPN 14 Denpasar. Satu per satu tim dan individu tampil di berbagai panggung kompetisi dan pulang membawa hasil yang membanggakan.
Tujuh siswa yang tergabung dalam tim Pionering berhasil meraih Juara 1 tingkat provinsi di Pandu Trisma Cup, SMAN 3 Denpasar, pada 21 Februari 2026. Mereka adalah I Putu Wiantara Baswara Yasa (9C), I Komang Danuartha Kencana (9H), I Kadek Aditya Putra Mahatama (9H), Ni Kadek Okta Sukmariyanti (9C), I Kadek Justin Raijaya Suputra (9C), I Komang Pande Prima Dika (9F), dan I Made Jovan Daniswara Yasa (7A). Membangun struktur Pionering Meja Makan bukan perkara mudah, ia menuntut kekompakan dan kreativitas yang terlatih. “Tetap percaya proses, jangan hanya melihat hasil. Karena jika proses sudah baik maka hasil juga akan baik,” pesan Dean, salah satu anggota tim.
Semangat melestarikan budaya Bali juga mengantarkan Komang Radjata Arhkya Damarajaya (8F), Ni Putu Febi Mertiani (8B), dan Kadek Vina Delia Maharani (8B) ke podium Juara 1 Lomba Video Edukasi Se-Kota Denpasar dalam Gebyar Budaya Triska di SMKN 3 Denpasar pada 26 Februari 2026. Video yang mereka buat berfokus pada pelestarian bahasa Bali, sebuah tantangan yang menuntut ketepatan penggunaan tingkatan bahasa mulai dari Basa Alus, Madia, hingga Kasar sesuai konteks. Di ajang yang sama, I Gusti Ngurah Denitra Devanendra (7F) turut meraih Juara 3 Lomba Poster Digital Se-Kota Denpasar pada 22 Februari 2026.
Hujan deras dan lintasan yang licin di GOR Ngurah Rai pada 22 Februari 2026 tidak menyurutkan langkah Putu Agastia Suputra (9C). Justru di kondisi itulah ia membuktikan bahwa teknik dan mental seorang pelari sejati diuji bukan saat cuaca bersahabat, melainkan saat semuanya terasa berat. Ia berhasil meraih Juara 1 Lomba Lari Walikota Cup kategori 5.000 meter SMP Putra Se-Kota Denpasar. Meski puas dengan kemenangan, Agas menyimpan satu target yang belum terpenuhi. “Saya belum mendapatkan waktu terbaik saya, mungkin di lain lomba saya akan mencobanya kembali,” ujarnya.
Prestasi SMPN 14 Denpasar ternyata tidak berhenti di lintasan dan panggung budaya saja. Made Alvindra Xavier Nararya, Gede Narendra Arya Satya, I Kadek Bagus Putra Satria Arimbawa, Putu Rega Bagaskara Arya Saputra, dan Putu Adrian Satria Wiguna Putra berlaga di Lomba Esport Free Fire DTIK Walikota Cup 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Di tengah tekanan mental yang tidak ringan, mereka berhasil meraih Juara 2 tingkat SMP Se-Kota Denpasar. “Ada rasa bahagia dan sedikit menyesal, karena kenapa tidak juara 1,” ungkap salah satu anggota tim, sebuah kejujuran yang justru mencerminkan betapa tinggi standar yang mereka pasang untuk diri sendiri.
Menutup rangkaian ini, tujuh siswa yang tergabung dalam tim Kabaddi yakni Komang Agus Aria Widiatmaja (7G), I Made Rizky Dwicahyawan (8F), I Wayan Agus Yoga Pratama (8A), I Komang Agus Purniantara (9H), Komang Rido Wiryadana (9H), Junior Dwi Fadillah (9H), dan I Komang Nanda Tri Ariya Putra Mahotama (8C) berhasil meraih Juara 3 Kabaddi tingkat SMP Se-Kota Denpasar di GOR Lila Bhuana pada 2 hingga 3 Maret 2026. Memilih olahraga yang tidak banyak dikenal justru membutuhkan keberanian tersendiri, dan tim ini membuktikan bahwa keberanian itu layak untuk diapresiasi.
Rentetan capaian ini menjadi cermin bahwa di SMPN 14 Denpasar, semangat untuk terus berkembang tidak pernah benar-benar padam. Dukungan guru, pelatih, dan keluarga menjadi fondasi yang menopang setiap langkah mereka, dan semoga perjalanan ini menginspirasi lebih banyak siswa untuk berani melangkah maju di bidang yang mereka cintai.