SMPN 14 Denpasar Berbagi Praktik Baik melalui Shadowing Kepala Sekolah Mentor BCKS Provinsi Bali

0

SMP Negeri 14 Denpasar mendapat kehormatan menerima kunjungan peserta Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Provinsi Bali dalam rangka kegiatan Shadowing Kepala Sekolah Mentor. Kegiatan yang berlangsung pada 21, 23, 24, hingga 26 Agustus 2026 ini menjadi momentum bagi SMPN 14 Denpasar untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam kepemimpinan, pengelolaan sekolah, budaya sekolah, serta berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Selama kegiatan berlangsung, SMPN 14 Denpasar menyiapkan berbagai ruang belajar dan fasilitas yang mendukung proses observasi, diskusi, pemaparan praktik baik, hingga interaksi langsung antara peserta BCKS dengan warga sekolah. Keterlibatan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman shadowing yang nyata dan bermakna.

Kegiatan Shadowing Kepala Sekolah Mentor tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi ruang untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan memperoleh inspirasi. Melalui kegiatan ini, peserta BCKS dapat melihat secara langsung bagaimana berbagai kebijakan dan program sekolah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memahami proses di balik pengelolaan sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan keberpihakan kepada peserta didik.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah pengamatan terhadap praktik kepemimpinan dan manajemen yang diterapkan di SMPN 14 Denpasar. Peserta BCKS memperoleh kesempatan untuk mempelajari penerapan visi dan misi sekolah melalui berbagai program dan kegiatan, proses pengambilan keputusan, kepemimpinan dan pengelolaan sekolah, hingga penerapan prinsip transparansi dalam perencanaan dan pelaporan penggunaan dana BOS.

Selain aspek manajemen, SMPN 14 Denpasar juga memperkenalkan sejumlah praktik baik dan inovasi unggulan yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan warga sekolah. Berbagai inovasi tersebut mencakup penguatan kolaborasi, pendidikan inklusif, literasi, kreativitas peserta didik, perlindungan anak, hingga kemandirian dan kewirausahaan.

Di bidang kolaborasi dan pengembangan inovasi, sekolah memperkenalkan KONSEN (Kombel Enisteen Education and Innovation Sforteen) sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan gagasan inovatif. Dalam mendukung layanan pendidikan inklusif, terdapat SUASTIASTU (Sistem Untuk Anak Spesial Terintegrasi Siap Terpadu) yang dikembangkan sebagai inovasi layanan terpadu bagi peserta didik inklusi.

Sementara itu, kreativitas peserta didik dalam bidang jurnalistik dikembangkan melalui SI JUKI (Sistem Jurnalis Kita). Inovasi ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik sekaligus berkontribusi dalam penyebaran informasi dan publikasi kegiatan sekolah.

Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan memberikan perlindungan kepada peserta didik, SMPN 14 Denpasar memiliki SI PELOR KARET (Sistem Pelapor Tindakan Kekerasan) sebagai sarana pelaporan tindakan kekerasan di lingkungan sekolah. Di sisi lain, semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan ditumbuhkan melalui GEK DIAH (Gerakan Koperasi di Sekolah).

Penguatan budaya literasi juga menjadi perhatian melalui SI TEGAR (Literasi Tebak Gambar), sebuah inovasi yang dikembangkan untuk menghadirkan kegiatan literasi yang kreatif, menarik, dan dekat dengan karakter peserta didik.

Berbagai praktik baik tersebut mendapat tanggapan positif dari Supervisor Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGP). Mereka mengapresiasi pengelolaan manajemen dan kepemimpinan sekolah, penerapan transparansi, kolaborasi warga sekolah, serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan SMPN 14 Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga mendapatkan masukan agar berbagai praktik baik yang telah dikembangkan dapat terus dikembangkan, didokumentasikan, dan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi warga SMPN 14 Denpasar, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan referensi bagi sekolah lainnya.

Kelancaran kegiatan ini tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara terencana dan terkoordinasi oleh seluruh warga SMPN 14 Denpasar. Persiapan dilakukan mulai dari pembagian tugas, penyiapan materi dan inovasi yang akan dipaparkan, hingga penyambutan peserta BCKS, tim Dirjen GTK, dan BGP. Sinergi dan kolaborasi seluruh warga sekolah membuat rangkaian kegiatan shadowing dapat berlangsung secara efektif, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan Shadowing Kepala Sekolah Mentor ini, SMPN 14 Denpasar tidak hanya berbagi praktik baik, tetapi juga terus membuka diri untuk belajar dari pengalaman dan perspektif baru. Semangat berbagi, berkolaborasi, dan berinovasi menjadi langkah bersama untuk memperkuat kualitas kepemimpinan dan pengelolaan sekolah demi terwujudnya pendidikan yang semakin berkualitas dan berpihak pada peserta didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *