Melangkah Jauh di Awal Tahun, Siswa SMPN 14 Denpasar Torehkan Prestasi hingga Kancah Internasional

Awal tahun 2026 kemarin menjadi periode yang sibuk bagi siswa-siswi SMPN 14 Denpasar, dengan sejumlah prestasi yang berhasil diraih dari berbagai ajang kompetisi.
Pencapaian paling bergengsi datang dari tim KIR “VIDHIS” yang beranggotakan Ni Luh Putu Pramitha Swari (9B), Freydanka Vegajiva (9B), Putu Intan Wigiantari Candra Dewi (9F), I Nyoman Satya Laghawa (9D), Ni Kadek Aolina Saraswati Prastya (8A), dan Ni Komang Kirana Chintya Dewi (8A). Pada 10 hingga 12 Februari lalu, mereka meraih Gold Medal kategori Environmental Science Secondary di ajang ASEAN Innovative Science, Environmental & Entrepreneur Fair (AISEEF) 2026, Universitas Diponegoro, Semarang, lewat inovasi SANCAR, sunscreen alami berbahan limbah bunga pacar air dan kecombrang. Menghadapi persaingan intelektual dari berbagai negara, VIDHIS membuktikan bahwa inovasi lokal mampu berdiri sejajar di panggung global. “Jadikan setiap hambatan sebagai batu loncatan, bukan penghalang,” pesan mereka, sekaligus mengukuhkan VIDHIS sebagai satu-satunya wakil Bali yang berhasil naik podium di ajang internasional tersebut.
Pada 15 Januari lalu, enam siswa lainnya turut berlaga di ajang Mapidarta dan Macepat Se-Provinsi yang diselenggarakan Shindu Trisma di SMAN 3 Denpasar. I Komang Danuartha Kencana (9H) meraih Juara 1 Mapidarta Putra, Ni Kadek Sivana Putri Maharani (9F) meraih Juara 3 Mapidarta Putri pada kesempatan keduanya mengikuti lomba ini, serta I Komang Ditya Mahendra (9B) dan I Nyoman Satya Laghawa (9D) kompak meraih Juara 2 Macepat Putra. Ni Putu Esya Cantika Cahaya Putri (8D) dan Ni Kadek Juniasih Maharani (8G) turut tampil di Macepat Putri dan membawa pulang pengalaman tampil di hadapan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. “Tetap tenang dengan proses yang sedang kita jalankan, lakukan apa yang kau mau sekarang, perbanyak aksi bukan orasi,” pesan Ditya dan Satya. Sivana menambahkan, “Jangan takut mencoba hal baru, kegagalan adalah awal dari keberhasilan, asalkan ada niat yang diikuti dengan usaha yang sungguh-sungguh.”
Satya kembali mencatatkan prestasi di bidang berbeda. Pada 23 Januari lalu, ia meraih Juara 1 Lomba Poster Publik Se-Provinsi di SMK Dwijendra Denpasar, di tempat yang sebelumnya ia hanya meraih Harapan 2. Dua podium dalam satu bulan menjadikannya salah satu siswa paling produktif di periode ini. “Jangan takut untuk coba lagi dan lagi. Kegagalan bukan akhir, tapi bagian dari proses,” katanya.
Pada 11 Februari lalu, Ni Kadek Gangga Pradnya Dewi (7C) dan Ni Luh Tiara Arta Putri (8C) berlaga di Lomba Nyurat Lontar Se-Bali di SMAN 1 Gianyar. Gangga meraih Juara 1 sementara Tiara menyusul dengan Harapan 1. Keduanya membuktikan bahwa tradisi menulis aksara Bali di atas daun lontar masih hidup dan terus diwariskan kepada generasi yang lebih muda.
Dari cabang olahraga, I Made Dennis Prasetya (7G) dan I Wayan Arya Natih Devana Putra (7D) turut berlaga di Kanaka Pickleball Championship 2026 tingkat SMP Se-Kota Denpasar di Kampus Mahadewa pada 10 Januari lalu. Dennis berhasil meraih Juara 3 setelah dua bulan latihan konsisten. “Konsistensi dan performa yang maksimal selama latihan bisa membuahkan hasil yang maksimal pula,” katanya.
Di balik setiap podium, ada peran guru pembina, pelatih, dan keluarga yang tak pernah absen memberikan dukungan. Rentetan prestasi ini diharapkan mendorong lebih banyak siswa untuk berani berkompetisi, sekaligus menjadi fondasi bagi generasi berikutnya untuk melangkah ke panggung yang lebih besar.